Kejagung Tetapkan Direktur PT SMIP Terdakwa Permasalahan Korupsi Impor Gula

Dunia Politik RAGAM

Regu penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Spesial( Jampidsus) Kejaksaan Agung( Kejagung) menetapkan satu terdakwa dalam masalah dugaan tindak pidana korupsi pada aktivitas importasi gula PT SMIP pada 2020- 2023.

” Menetapkan satu orang terdakwa, ialah RD sebagai Direktur PT SMIP,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum( Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Sabtu( 30/ 3).

Ketut berkata RD pernah mangkir sebagian kali dari panggilan penyidik buat menempuh pengecekan. Karenanya, pada regu penyidik juga berangkat ke Kota Pekanbaru buat menjemput RD pada Kamis( 28/ 3) kemudian. Regu penyidik lalu melaksanakan pengecekan secara intensif terhadap 2 saksi, ialah RD serta YD di Kantor Kejagung.

Sehabis itu, regu penyidik memperoleh perlengkapan fakta yang lumayan buat menetapkan RD selaku terdakwa.” Terdakwa RD sebagai Direktur PT SMIP pada tahun 2021 sudah memanipulasi informasi importasi gula kristal mentah dengan memasukkan gula kristal putih, tetapi dicoba penggantian karung kemasan seolah- olah sudah melaksanakan importasi gula kristal mentah buat setelah itu dijual pada pasar dalam negara,” jelas Ketut.

Ketut menarangkan perbuatan RD berlawanan dengan Peraturan Menteri Perdagangan juncto Peraturan Menteri Perindustrian serta Peraturan Perundang- undangan yang lain, sehingga ditemui terdapatnya kerugian keuangan negeri dalam aktivitas importasi gula yang dicoba oleh PT SMIP.

Pasal yang disangkakan kepada RD merupakan Pasal 2 Ayat( 1) serta Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang- Undang No 31 Tahun 1999 sebagaimana diganti serta ditambah dengan Undang- Undang No 20 Tahun 2001 juncto Undang- Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pergantian atas Undang- Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat( 1) ke- 1 KUHP. Lebih lanjut, Ketut berkata RD ditahan di Rumah Tahanan Negeri Salemba Cabang Kejagung sepanjang 20 hari ke depan, terhitung dari 29 Maret 2024- 17 April 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *